Opa A 64 tahun sudah beberapa hari belakangan ini mengeluh sakit pada kepala dan tengkuknya berat. Setelah dilakukan pemeriksaan tekanan darah didapatkan data TD : 200/100 mmHg. Opa A yang tinggal berdua saja dengan istrinya Oma B 62 tahun dulu pernah berobat kepalyanan kesehatan. Jika merasakan pusing Opa A hanya minta dipijat oleh Oma B dan selalu minum obat yang dibelinya diwarung.
1. Pengkajian
a) Pengkajian secara Umum:
1. Identitas Pasien
Hal -hal yang perlu dikaji pada bagian ini yaitu antara lain: Nama, Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan, Pekerjaan, Agama, Status Mental, Suku, Keluarga/orang terdekat, alamat, nomor registrasi.
2. Riwayat atau adanya factor resiko
a. Riwayat garis keluarga tentang hipertensi
b. Penggunaan obat yang memicu hipertensi
3. Aktivitas / istirahat
a. Kelemahan,letih,napas pendek,gaya hidup monoton.
b. Frekuensi jantung meningkat
c. Perubahan irama jantung
d. Takipnea
4. Integritas ego
a. Riwayat perubahan kepribadian, ansietas, depresi, euphoria atau marah kronik.
b. Faktor faktor stress multiple (hubungan, keuangan yang berkaitan dengan pekerjaan).
5. Makanan dan cairan
Makanan yang disukai, dapat mencakup makanan tinggi garam, tinggi lemak, tinggi kolesterol (seperti makanan yang digoreng,keju,telur)gula-gula yang berwarna hitam, kandungan tinggi kalori.
a. Mual, muntah.
b. Perubahan berat badan akhir-akhir ini (meningkat atau menurun).
6. Nyeri atau ketidak nyamanan :
a. Angina (penyakit arteri koroner /keterlibatan jantung
b. Nyeri hilang timbul pada tungkai.
c. Sakit kepala oksipital berat seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
d. Nyeri abdomen.
Pengkajian Persistem :
1. Sirkulasi
a. Riwayat hipertensi, ateroskleorosis, penyakit jantung koroner atau katup dan penyakit cerebro vaskuler.
b. Episode palpitasi,perspirasi.
2. Eleminasi : Gangguan ginjal saat ini atau yang lalu seperti infeksi atau obtruksi atau riwayat penyakit ginjal masa lalu.
3. Neurosensori :
a. Keluhan pusing.
b. Berdenyut, sakit kepala subokspital (terjadi saat bangun dan menghilang secara spontan setelah beberapa jam).
4. Pernapasan
a. Dispnea yang berkaitan dengan aktifitas/kerja
b. Takipnea, ortopnea, dispnea noroktunal paroksimal.
c. Batuk dengan/tanpa pembentukan sputum.
d. Riwayat merokok
a. Data fokus
Data Subjektif
|
Data Objektif
|
1. Klien mengatakan belakangan ini mengeluh sakit pada kepala
2. Klien mengatakan tengkuknya berat
3. Klien mengatakan belum pernah berobat kepelayanan kesehatan
4. Klien mengatakan jika merasa pusing hanya minta dipijat
5. Klien mengatakan selalu meminum obat yang dibeli diwarung
|
1. TTV :
- TD : 200/100 mmHg
2. Klien terlihat gelisah
3. Klien terlihat bingung ketika ditanya
4. Klien tidak mengerti tentang masalah yang dialaminya.
5. Klien tidak bisa mengatasi masalahnya
|
b. Analisa Data
No
|
- Data
|
Masalah
|
Etiologi
| ||
1.
|
DS:
- Klien mengatakan belakangan ini mengeluh sakit pada kepala
- Klien mengatakan tengkuknya berat
DO:
- TTV :
- TD:200/100 mmHg
- Klien terlihat gelisah
|
Gangguan perfusi jaring
|
Hipertensi
| ||
2.
|
Ds :
- sakit pada kepala dan tengkuknya berat.
-
Do :
- Setelah dilakukan pemeriksaan tekanan darah didapatkan
o TD : 200/100 mmHg
|
Nyeri
|
Nyeri kepala / sakit kepala
| ||
3.
|
DS:
- Klien mengatakan jika merasa pusing hanya minta dipijat
- Klien mengatakan selalu meminum obat yang dibeli diwarung
- Klien mengatakan belum pernah berobat kepelayanan kesehatan
DO:
- Klien terlihat bingung ketika ditanya
- Klien tidak mengerti tentang masalah yang dialaminya.
- Klien tidak bisa mengatasi masalahnya
|
Kurangnya pengetahuan
|
Kurangnya informasi tentang hypertensi
| ||
c. Diagnosa keperawatan
No
|
Diagnosa keperawatan
|
1.
|
Gangguan perfusi jaringan b.d hypertensi
|
2.
|
Nyeri b.d sakit kepala
|
3.
|
Kurangnya pengetahuan b.d kurangnya informasi tentang hypertensi
|
d. Intervensi
Hari/tgl
|
No.Dx
|
Tujuan dan kriteria hasil
|
Intervensi
|
Rasional
|
Paraf
|
Senin, 20 oktober 2014
Jam 07:00
|
1
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24jam diharapkan tekanan darah terkontrol dengan baik dalam batas yang diharapkan dengan kriteria hasil :
- TD normal
|
Mandiri :
1. Monitor dan catat TTV
2. Berikan suasana lingkungan yang aman dan nyaman
3. Anjurkan untuk menghindari stress
4. Anjurkan olah raga yang optimal dan teratur sesuai usia
5. Ajarkan teknik relaksasi
6. Anjurkan klien untuk istirahat cukup
Kolaborasi :
1. Berikan obat sesuai indikasi
|
Mandiri :
1. Mencegah keadaan yang lebih buruk
2. Suasana nyaman dapat menghindari stress
3. Stress dapat memicu tekanan darah menjadi tinggi
4. Olah raga dapat mengurangi risiko hypertensi
5. Relaksasi membuat klien menjadi nyaman
6. Istirahat dapat mengurangi risiko hypertensi
Kolaborasi :
- Obat dapat mengurangi hypertensi
| |
Senin, 20 oktober 2014
Jam 10:00
|
2
|
Setelah dilakukan pertemuan selama diharapakan sakit kepala dapat berkurang dengan KH:
pasien mengatakan nyeri berkurang dan tidak merasa sakkit kepala lagi,
ekspresi wajah pasien tidak tampak kesakitan,
skala nyeri : 0
rasa nyeri berkurang
|
Mandiri :
1. Pantau dan catat tanda-tanda wal nyeri kepala, penurunan, lokasi, lamanya dan tanda-tanda lainnya.
2. Anjurkan pasien untuk mencatat perkembangan tingkat nyeri
3. Anjurkan pada klien untuk mengurangi aktivitas yang berat dan menambah waktu istirahat
4. Message kepala dan leher
5. Kompres hangat atau dingin pada daerah kepala
Kolaborasi :
1. pemberian obat : aspirin dengan metaklopramid
|
Mandiri :
1. Adanya tanda awal nyeri sering terjadi pada pasien migran sehingga dapat diidentifikasi upaya pencegahan
2. Mengetahui reaksi pemberian obat apakah ada perubahan penurunan tingkat nyeri
3. Menghindari stimulus nyeri dan meningkatkan rasa aman
4. Meningkatkan relaksasi dan menurunkan ketegangan otot
5. Kompres dingin dapat mengakibatkan vasodilatasi, sehingga dapa menurunkan nyer kepala. Kompres hangat dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tegangan otot
Kolaborasi :
1. Mengurangi rasa nyeri skala ringan sampai sedang dan rasa mual
| |
Senin, 20 oktober 2014
|
3
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24jam diharapkan pengetahuan bertambah dengan krioteria hasil :
Mengetahui informasi tentang hypertensi
|
Mandiri :
1. Bantu pasien untuk mengidentifikasi faktor risiko
2. Anjurkan berhenti merokok
3. Anjurkan klien untuk menghindari makanan yang berlemak dan bersantan
4. Jelaskan tentang penyebab tanda dan gejala pengobatan dan perawatan hypertensi secara sederhana kepada pasien dan keluarga
|
Mandiri :
1. Menghindari faktor risiko akan lebih baik
2. Rokok salah satu penyebab hypertensi
3. Makanan berlemak dan bersantan dapat memicu tekanan darah tinggi
4. Memberikan penkes kepada klien akan menambah pengetahuan klien tentang hypertensi yang dialaminya.
|
e. Implementasi
Hari/tgl
|
No.Dx
|
Implementasi
|
Paraf
|
Senin, 20 oktober 2014
Jam 07:00
|
1
|
Mandiri :
1. Memonitor dan catat tekanan darah
2. Memberikan suasana lingkungan yang aman dan nyaman
3. Menganjurkan untuk menghindari stress
4. Menganjurkan olah raga yang optimal dan teratur sesuai usia
5. Mengajarkan teknik relaksasi
6. Menjelaskan tentang penyebab dan perawatan hypertensi secara sederhana kepada pasien dan keluarga
7. Menganjurkan klien untuk istirahat cukup
Kolaborasi :
1. Memberikan obat sesuai indikasi
| |
Senin, 20 oktober 2014
Jam 10:00
|
2
|
Mandiri :
1. mengajurkan pada klien untuk mengurangi aktivitas yang berat dan menambah waktu istirahat
2.
| |
Senin, 20 oktober 2014
Jam 10:00
|
Mandiri :
1. Membantu pasien untuk mengidentifikasi faktor risiko
2. menganjurkan berhenti merokok
3. Menganjurkan klien untuk menghindari makanan yang berlemak dan bersantan
4. Menganjurkan klien untuk menghindari stress
5. Menganjurkan olah raga yang optimal dan teratur
6. Menjelaskan tentang penyebab tanda dan gejala pengobatan dan perawatan hypertensi secara sederhana kepada pasien dan keluarga
|
f. Evaluasi
Hari/tgl
|
No.Dx
|
Evaluasi
|
Paraf
|
Senin, 20 oktober 2014
Jam 07:00
|
1
|
S : klien mengatakan sudah tidak pusing lagi
O : TD normal
A : masalah teratasi
P : tindakan keperawatan dihentikan
| |
Senin, 20 oktober 2014
Jam 10:00
|
2
|
S : klien sudah mengetahui penyebab. Tanda dan gejala hypertensi
O : pengetahuan bertambah
A : masalah teratasi
P : tindakan keperawatan dihentikan
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar