Sabtu, 25 Oktober 2014

ASKEP klien dengan MENINGITIS

A.   Kasus 3
Seorang klien dirawat diruangan perawatan umum untuk pasien gangguan neurologi dengan kapasitas 24 pasien. Klien dirawat dengan keluhan susah 3 hari tidak bias bangun dari tempat tidur, lemas, nyeri kepala, demam disertai menggigil, mual dan muntah. Saat pengkajian ditemukan suhu 39° C, kaku kuduk +, kernig’s sign +. Pemeriksaan lumbal fungsi menunjukkan hasil kultur + bakteri Nesseria meningitides grup B. klien didiagnosa meningitis akut. Keluarga bertanya pada perawat bagaimana klie bias terkena penyakit ini. Klien mendapatkan terapi panadol 500 mg tid, cefotaxime 2x 1 gram bd, dexamenthashone 0,15 mg/kg setiap 6 jam. Dokter, perawat, ahli gizi dan tim kesehatan lainnya melakukan perawatan secara terintegrasi untuk menghindari/mengurangi resiko komplikasi lebih lanjut seperti hydrocephalus.

1.     Data fokus
DATA SUBJEKTIF
DATA OBJEKTIF
1.     Klien mengatakan sudah 3 hari tidak bias bangun dari tempat tidur.
2.     Klien mengatakan lemas.
3.     Klien mengatakan nyeri kepala.
4.     Klien mengatakan demam disertai menggigil.
5.     Klienmengatakanmual.
6.     Klienmengatakanmuntah.
Data tambahan:
1.     Klienmengatakananoreksia
2.     Hasil TTV:
Suhu: 39° C
N: 50x/menit
TD: 100/60x/menit
RR: 26X/menit
3.     Terdapatkakukuduk +
4.     Terdapatkernig’s sign +
5.     Hasilkultur + bakteri Neisseria meningitides grup B
6.     Doktermendiagnosaklien:
-         Meningitis akut
Data tambahan:
1.     Keluargaklienterlihattakut/cemas
2.     Klienterlihatpucat
3.     Klienterlihatfotofobia
4.     Terdapatbrudzinski +
5.     Expresi wajah meringis
6.     Menahan sakit
7.     CT-scan atau MRI kepala abnormal
8.     Klienterlihatberkeringat


1.     Analisa Data
No
Data
Problem
Etiologi
1
DS :
1.     Klienmengatakannyerikepala
2.     Klienmengatakansudah 3 haritidakbisabangundaritempattidur.
3.     Klienmengatakanlemas.

DO :
1.     Hasil kultur + bakteri     Neisseria meningitides grup B
2.     Menigieties akut
3.     Terdapat kaku kuduk +
4.     Terdapat kernig’s sign +
5.     Klien terlihat fotofobia


Gangguanperfusijaringan
Proses infeksidanedamaserebral
2
DS :
1.     Klienmengatakandemamdisertaimenggigil.

DO :
1.     Hasil TTV:
a.     Suhu 39° C
Data tambahan :
2.     Leukosit meningkat: 12.000 / mm3
3.     Padapemeriksaanlumbalfungsiterdapatpeningkatanleukositpada CSF
Hipertermi
Proses infeksi
3
DS :
1.     Klienmengatakantidaknafsumakan
2.     Klienmengatakanlemah
3.     Klienmengatakanmualdanmuntah

DO :
1.     Klientampakmenghabiskan ½ porsimakan
Resikoperubahannutrisi
Anoreksia
4
DS :
1.     klienmengatakannyerikepala
DO :
1.     Expresiwajahmeringis
2.     Menahansakit
3.     CT-scan atau MRI kepala abnormal
4.     Berkeringat
Nyeri
Iritasimeningen
5
DS :
1.     Klienmengatakansudah 3 haritidakbisabangundaritempattidur
2.     Klienmengatakanlemas

DO :
1.     Klienterdapatgangguanpadanervus VIII

Kerusakanmobilitasfisik
Kerusakanneuromaskular
6
Ds:
1.     Keluargaklienmengatakanbagaimanaklienbisaterkenapenyakitini
DO:
1.     Keluargaklientampakbingungketikadiberikanpertanyaan
2.     Klientidakbisamenjawabketikadiberikanpertanyaan
Kurangpengetahuan
Kurangnyainformasi









2.     Diagnosa keperawatan
No
Diagnosa
Paraf
1
Gangguanperfusijaringan serebralb.d Proses infeksidanedamaserebral

2
Hipertermib.d proses infeksi

3
Resikoperubahannutrisib.danoreksia

4
Nyerib.diritasimeningen

5
Kerusakanmobilitasfisikb.dkerusakanneuromuskuler

6
Kurangnyapengetahuanb.dkuranginformasi




3.     Intervensi Keperawatan
Hari/Tgl
Jam
No. Dx
Tujuan dan kriteria hasil
Intervensi
Rasional
Paraf
Kamis 13 November 2013
1
Setelahdilakukantindakankeperawtandiharapkankliendapatmempertahankanpeningkatan perfusi jaringandengan KH, menunjukkan perfusi adekua:
·        Tanda-tanda vital stabil.
·        Membranmukosamerahmuda
·        Pengisiankapilerbaik
Mandiri :
1.     Observasi tanda vital kaji pengisian kapiler, warna kulit/membrane mukosa, dasar kuku.
2.     Tinggikan kepala tempat tidur sesuai toleransi.
3.     Selidiki keluhan nyeri dada/palpitasi.
Kolaborasi :
1.     Kolaborasi pengawasan hasil pemeriksaan laboraturium. Berikan sel darah merah lengkap/packed produk darah sesuai indikasi.
2.     Berikan oksigen tambahan sesuai indikasi.

Mandiri :
1.     memberikan informasi tentang derajat/keadekuatan perfusi jaringan dan membantu menetukan kebutuhan intervensikomplikasi.
2.     meningkatkan ekspansi paru dan memaksimalkan oksigenasi untuk kebutuhan seluler.
3.     iskemia seluler mempengaruhi jaringan miokardial/ potensial risiko infark.
Kolaborasi :
1.     mengidentifikasi defisiensi dan kebutuhan pengobatan /respons terhadap terapi.
2.     memaksimalkan transport oksigen ke jaringan.


2
Setelahdilakukantindakankeperawtandiharapkanklienakanmempertahankansuhutubuh normal dengan KH :
·        Dengansuhutubuh 37,5 0
·        Klienmenggunakanpakaian yang menyerapkeringat
Mandiri : 
1.     Berikancairansesuaikebutuhantubuh
2.     Berikanklienpakaian yang menyerapkeringan.
Kolaborasi :
1.     Kolaborasikandengandokteruntukpemberianobat anti piuretik
2.     Kolaborasikandengandokteruntukpemberian IV
Mandiri:
1.     Untukmemenuhikebutuhancairanpasien
2.     Agar mudahmenurunkansuhutubuh
Kolaborasi :
1.     Untukmenurunkansuhutubuhpasien
2.     Untukmemenuhikebutuhancairan

Kamis13 November 2013
3
Setelahdilakukantindakankeperawtandiharapkanklienakanmempertahankan BB ataumemperlihatkanpeningkatan BB dengan KH:
1.     Bebasdaritanda-tandamalnutrisi.
2.     Menunjukkanperbaikantingkat energy.
Mandiri :
1.     Hindarimakan yang memperburukmualdanmuntah
2.     Anjurkan diet dalamkeadaanhangat
3.     Berikanmakanandalamporsisedikittapisering
Mandiri :
1.     Meminimalkanmualdanmuntah
2.     Makananhangatmeminimalkanresikomuntah
3.     Memenuhikebutuhannutrisikarenakesulitanasupanlewat oral

Kamis 13 November 2013
4
Setelahdilakukantindakankeperawatandiharapkanklienakanmenunjukkantingkahlaku/teknikuntukmencegahkerusakankulitdengan KH :
1.     Kliendapattidurlebihtenang
2.     Wajahklienrileks
3.     Klienmengvelbalsasikanpenurunan rasa nyeri
Mandiri :
1.     Ciptakanlingkungan yang nyaman
2.     Lakukanpenatalaksaannyeridistraksidanrelaksasinafasdalam
3.     Lakukanlatihangerakaktifataupasifsesuaikondisidengansangatlembutdanhati-hati
Kolaborasi :
1.     Kolaborasikandengandokteruntukpemberianobatanalgesik
Mandiri :
1.     Menurunkanreaksiterhadaprangsanganeksternalataukesensitifanterhadapcahayadananjurkanklienuntukistrahat
2.     Membantumenurunkanstimulasisensasinyeri
3.     Dapatmembanturelaksasiotot-otot yang tegangdandapatmenurunkannyeri/rasa tidaknyaman
Kolaborasi :
1.     Mungkindiperlukanunrukmenurunkan rasa nyeri


5
Setelah dilakukan tindakandiharapkankliendapatmempertahankan/meningkatkan  aktivitas.dengan KH:
·        melaporkan peningkatan toleransi aktivitas (termasuk aktivitas sehari-hari)
menunjukkan penurunan tanda intolerasi fisiologis, misalnya nadi, pernapasan, dan tekanan darah masih dalam rentang normal.

Mandiri :
1.     Kajikemampuanpasienuntukmelakukantugas normal.
2.     Kaji kehilangan atau gangguan keseimbangan, gaya jalan dan kelemahan otot.
3.     Observasi tanda-tanda vital sebelum dan sesudah aktivitas.
4.     Berikan lingkungan tenang, batasi pengunjung, dan kurangi suara bising, pertahankan tirah baring bila di indikasikan.
5.     Gunakan teknik menghemat energi, anjurkan pasien istirahat bila terjadi kelelahan dan kelemahan, anjurkan pasien melakukan aktivitas semampunya (tanpa memaksakan diri).

Kolaborasi :

Mandiri  :
Kolaborasi :


6
Setelahdilakukantindakankeperawatandiharapkanklien: pasien mengerti dan memahami tentang penyakit, prosedur diagnostic dan rencana pengobatan dengan KH  :
·        pasien menyatakan pemahamannya proses penyakit dan penatalaksanaan penyakit.
·        mengidentifikasi factor penyebab.
Melakukan tiindakan yang perlu/perubahan pola hidup.


Mandiri :
1.     Berikan informasi tentang Meningitis akut.
2.     Tinjau tujuan dan persiapan untuk pemeriksaan diagnostic
3.     Diskusikan pentingnya hanya meminum obat yang diresepkan
4.     Sarankan minum obat dengan makanan atau segera setelah makan


Mandiri :
1.     Memberikan dasr pengetahuan sehingga paien dapat membuat pilihan yg tepat. Menurunkan ansietas dan dapat meningkatkan kerjasama dalam program terapi.
2.     Ansietas / takut tentang ketidak tahuan meningkatkan tingkat sres, yg selanjutnya meningkatkan beban jantung. Pengetahuan tentang apa yg diperkirakanmenurunkan ansietas
3.     Ini sering merupakan kekhawatiran yang tidak diungkapkan yang dapat memperkuat ansietas pasien
4.     Kelebihan dosis obat besi dapat menjadi toksik




1.      Implementasi
Hari/tgl jam
No. Dx
ImplementasidanHasil
Paraf
Kamis 13 November 2013
1
Mandiri :
1.     Mengobservasi tanda vital kaji pengisian kapiler, warna kulit/membrane mukosa, dasar kuku.
2.     Meningginggikan kepala tempat tidur sesuai toleransi.
3.     Menyelidiki keluhan nyeri dada/palpitasi.
Kolaborasi :
1.     Kolaborasi pengawasan hasil pemeriksaan laboraturium. Berikan sel darah merah lengkap/packed produk darah sesuai indikasi.
2.     Memberikan oksigen tambahan sesuai indikasi.




Kamis 13 November 2013
2
Mandiri :
1.     Memberikan cairan sesuai kebutuhan tubuh
2.     Memberikan klien pakaian yang menyerap keringan.
Kolaborasi :
1.     Kolaborasikan dengan dokter untuk memberikan obat anti piuretik
2.     Kolaborasikan dengan dokter untuk membereikan IV

Kamis 13 November 2013
3
Mandiri :
1.     Menghindarkanmakan yang memperburukmualdanmuntah
2.     Menganjurkan diet dalamkeadaanhangat
3.     Memberikan makanan dalam porsi sedikit tapi sering

Kamis 13 November 2013
4
Mandiri :
1.     Menciptakanlingkungan yang nyaman
2.     Melakukanpenatalaksaannyeridistraksidanrelaksasinafasdalam
3.     Melakukanlatihangerakaktifataupasifsesuaikondisidengansangatlembutdanhati-hati
Kolaborasi :
1.     Kolaborasikan dengan dokter untuk memberikan obat analgesik

Kamis 13 November 2013
5
Mandiri :
1.     Mengkaji kemampuan pasien untuk melakukan tugas normal.
2.     Mengkaji kehilangan atau gangguan keseimbangan, gaya jalan dan kelemahan otot.
3.     Mengobservasi tanda-tanda vital sebelum dan sesudah aktivitas.
4.     Memberikan lingkungan tenang, batasi pengunjung, dan kurangi suara bising, pertahankan tirah baring bila di indikasikan.
5.     Menggunakan teknik menghemat energi, menganjurkan pasien istirahat bila terjadi kelelahan dan kelemahan, menganjurkan pasien melakukan aktivitas semampunya (tanpa memaksakan diri).

Kolaborasi :

Kamis 13 november 2013
6
Mandiri :
1.     Memberikan informasi tentang  Meningitis akut
2.     Meninjau tujuan dan persiapan untuk pemeriksaan diagnostic
3.     Mendiskusikan pentingnya hanya meminum obat yang diresepkan
4.     Menayankan minum obat dengan makanan atau segera setelah makan




2.      Evaluasi
Dx
Evaluasi
1
S :Klienmengatakansudahtidaknyerikepala
O : klienterlihatsegar
A : Masalahteratasisebagian
P : Tindakankeperawatandilanjutkan
2
S : Klienmengatakansudahtidakdemam
O : Suhu 37,5°
A : Masalahteratasi
P : Tindakankeperawatandihentikan
3
S : Klienmengatakansudahnafsumakan
O : BB normal
A : Masalahteratasi
P : Tindakankeperawatandihentikan
4
S: Klienmengatakantidaknyeripadatelapak kaki dantangan
O: Tidakadabercakmerahpadakulit
A: Masalahteratasi
P: Tindakankeperawatandihentikan
5
S: klienmengatakansudahmengertimengenaitanda/gejalapenyakitdengan factor penyebab.
O : klienikutsertadalam proses penyembuhan
A :masalahteratasi
P : tindakkankeperawatan di hentikan
6
S : kelurgaklienmengatakansekaranglebihmengertitentangkeadaanklien
O : klienbisamenjawabpertanyaandariperawat
A :masalahteratasi
P : tindakandihentikan


1 komentar:

  1. Golden Nugget Casino Hotel - Mapyro
    Golden 정읍 출장안마 Nugget Hotel - Casino, 전주 출장샵 Nevada. Golden Nugget 서산 출장안마 Hotel is in the city center 나주 출장샵 with 남양주 출장마사지 the following amenities: free valet parking, a large casino,

    BalasHapus